Roti

Keluarga saya adalah penyuka roti, setidaknya roti tawar. Sejak saya anak-anak, Bapak dan Ibu selalu memasukkan roti dalam daftar belanjaan di Swalayan.

Sebenarnya kami masih dapat sarapan dengan tentram walau tidak ada roti yang dibakar maupun diolesi selai dan susu. Dalam hal ini keberadaan roti memang diinginkan tapi bukan dibutuhkan.

Sarapan masih bisa dilaksanakan dengan jajanan khas bali, singkong, pisang goreng atau bahkan yang lebih berat seperti nasi kuning dan nasi goreng. Tapi yang jelas, di rumah kami hampir selalu ada roti tawar. Bila hari ini kosong, maka pada petang hari atau keesokannya sudah ada sebungkus roti tawar lagi.

Roti juga mengingatkan saya pada pembangunan, sebuah pekerjaan bersama. Iya, roti pembangunan. Hari ini saya kembali mendengar istilah itu.

Sebagai seseorang yang belajar hukum, saya mengetahui dengan pasti bagaimana posisi regulasi dalam menopang pembangunan. Bukan paling baik, bukan terpenting namun memang penting bagi sebuah negara yang mengikrarkan diri sebagai negara hukum.

Roti pembangunan –apa mungkin karena (terlanjur) disebut demikian kita jadi kerap mengesampingkannya bagi saudara-saudara yang masih terpinggirkan? Karena kita pikir mereka toh masih bisa hidup tanpa sarapan roti.

Hingga pada akhirnya, negeri ini hanya jadi belantara hutan regulasi. Kita menanam banyak, tapi tidak banyak yang paham cara memetiknya. Tidak ada sosialisasi menyeluruh dan minim literasi peraturan perundangan.

Kenyataannya memang tidak setiap keluarga seberuntung keluarga saya, yang punya pilihan untuk makan roti atau tidak pagi ini. Tidak semua keluarga pula –sebagai unit terkecil dari masyarakat dapat benar-benar merasakan pembangunan secara maksimal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s