Terlalu

Terlalu banyak puisi. Terlalu banyak draft. Terlalu banyak lagu yang didengar berulang hanya untuk menjadikannya baru. Terlalu malam dan lelah untuk memutar kembali bahkan menulis hal lain.

But, I have promised myself, I will always love myself first.

Semoga waktu kita tertawan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan baik. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s