Yang Dia Ingin

 

Dia tak ingin jadi pantai

Hiruk pikuk di akhir pekan

Namun lalu berakhir pilu

Saat melepas satu

 

Dia hanya ingin jadi pasir pantai

Ada seni saat menggengam

Ada pula hangat

Saat bertemu telapak kaki

 

Dia tak ingin jadi teluk

Diperebutkan saksi perselingkuhan

Saudagar dan pengayom dari nurani

Berpuluh purnama, demi rupiah semata

 

Dia hanya ingin jadi nelayan teluk

Tak pernah ingkar waktu melaut

Kembali dengan cukup

Memahami mana hak diri, mana hak ikan

 

Sanur, Januari 2016. 

Menolak reklamasi Teluk Benoa adalah perihal ketetapan hati dan laku.

*telah dimuat sebelumnya pada situs Logika Rasa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s